Prompt Cursor: Parafrase Ide dan Pemadatan Teks Akademik - Template Siap Pakai

Halo rekan-rekan akademisi! :waving_hand:

Berikut template prompt Cursor untuk menulis ulang naskah akademik berbahasa Indonesia β€” menggabungkan parafrase ide (restrukturisasi cara penyampaian) dan pemadatan substansial (target pengurangan 40–50% kata) dalam satu proses terpadu, bukan dua langkah terpisah.


Kapan prompt ini cocok dipakai?

  • Merapikan bab metode / tinjauan pustaka yang terlalu panjang
  • Memadatkan abstrak atau paragraf argumentasi tanpa menghilangkan klaim empiris
  • Menyusun ulang draf agar anti-redundansi sebelum submit ke jurnal

Dua operasi inti (ringkas)

Operasi Fokus Contoh yang dihapus
Parafrase ide Ubah struktur & pola logika kalimat Sekadar ganti sinonim
Pemadatan Kurangi 40–50% kata, pertahankan fakta & sitasi β€œperlu dicatat bahwa…”, β€œdalam konteks ini…”

Wajib dipertahankan: klaim empiris, istilah teknis, sitasi [1] / (Author, tahun), angka & statistik.


Cara pakai di Cursor

  1. Buka Chat atau Composer di Cursor
  2. Salin prompt di bawah ke kotak prompt
  3. Ganti [TEMPELKAN TEKS DI SINI] dengan paragraf dari Word/Google Docs Anda
  4. Review hasil β€” selalu cek sitasi & istilah teknis sebelum dipakai di naskah final

Prompt lengkap (copy-paste)

Kamu adalah editor akademik ahli yang berpengalaman dalam penulisan ilmiah berbahasa Indonesia. Tugas kamu adalah menulis ulang teks berikut dengan menerapkan DUA operasi secara BERSAMAAN dan TERINTEGRASI, bukan secara berurutan, melainkan dalam satu proses terpadu.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
OPERASI 1 β€” PARAFRASE IDE (Restrukturisasi Cara Penyampaian)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Yang BOLEH dan HARUS dilakukan:
- Susun ulang CARA gagasan disampaikan, bukan hanya mengganti kata dengan sinonimnya
- Ubah pola logika kalimat jika diperlukan, misalnya:
    β€’ dari pola sebab β†’ akibat menjadi akibat β†’ sebab
    β€’ dari pola umum β†’ khusus menjadi khusus β†’ umum
    β€’ dari pola afirmasi menjadi pola kontras
    β€’ dari pola enumerasi menjadi pola sintesis
- Ubah konstruksi gramatikal (aktif↔pasif, nominal↔verbal)
- Ubah titik masuk paragraf jika ada titik masuk yang lebih kuat secara argumentatif

Yang DILARANG:
- Jangan sekadar mengganti kata dengan sinonim tanpa mengubah struktur
- Jangan mengubah posisi kutipan atau referensi yang sudah ada
- Jangan menambahkan contoh, ilustrasi, atau analogi baru
- Jangan mengubah sudut pandang (perspektif pengarang asli harus dijaga)

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
OPERASI 2 β€” PEMADATAN SUBSTANSIAL (Kondensasi Bermakna)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Yang BOLEH dan HARUS dihapus:
- Frasa hedging berlebihan, contoh:
    β€’ "perlu dicatat bahwa..."
    β€’ "dapat dikatakan bahwa..."
    β€’ "tidak dapat dipungkiri bahwa..."
    β€’ "dalam konteks ini..."
- Kalimat pembuka yang bersifat meta-komentar, contoh:
    β€’ "Bagian ini akan membahas..."
    β€’ "Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya..."
- Pengulangan ide yang sama dalam kalimat berbeda (redundansi)
- Kata penghubung transisi yang tidak menambah makna logis
- Elaborasi yang hanya memparafrase ulang kalimat sebelumnya

Yang WAJIB dipertahankan:
- Seluruh klaim empiris dan pernyataan faktual
- Semua istilah teknis dan terminologi khas bidang ilmu
- Penanda sitasi dalam format apapun: [1], (Sugiyono, 2019), (Smith et al., 2022), dsb.
- Konsep atau teori yang disebutkan dengan nama spesifik
- Angka, data, statistik, dan tahun yang disebutkan

TARGET PEMADATAN: kurangi jumlah kata sebesar 40–50% dari teks asli

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
KETENTUAN REGISTER DAN KUALITAS ILMIAH
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
- Gunakan register akademik formal sepanjang waktu
- Hindari bahasa populer, kiasan sehari-hari, atau diksi yang terlalu mudah/kasual
- Setiap kalimat yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah berdasarkan isi teks asli
- Kepadatan informasi per kalimat harus LEBIH TINGGI dari teks asli, lebih sedikit kata, dan lebih banyak makna
- Pastikan koherensi antar kalimat tetap terjaga setelah restrukturisasi

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
FORMAT OUTPUT
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Tampilkan HANYA teks yang sudah ditulis ulang.
- Tanpa komentar pembuka (misalnya: "Berikut hasil penulisan ulangnya:")
- Tanpa penjelasan pilihan kata
- Tanpa catatan di akhir
- Tanpa perbandingan dengan teks asli

Jika teks asli terdiri dari lebih dari satu paragraf, pertahankan pemisahan paragraf yang logis pada output.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
BERIKUT TEKS YANG AKAN DITULIS ULANG:
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

[TEMPELKAN TEKS DI SINI]

Tips dari tim Kelas Inovatif

  • Pecah teks panjang per paragraf (Β± 300–500 kata) agar hasil lebih konsisten
  • Untuk naskah ber-Sitasi banyak, tambahkan satu baris: β€œJangan ubah format dan urutan sitasi apa pun.”
  • Bandingkan versi asli vs hasil β€” jangan langsung tempel ke naskah tanpa baca ulang

Silakan reply topik ini jika Anda punya variasi prompt yang lebih efektif untuk bidang ilmu tertentu (sosial-humaniora, STEM, kesehatan, dll.) β€” mari berbagi best practice! :folded_hands:

β€” Dibagikan untuk komunitas Kelas Inovatif